BRMP DIY Monitoring dan Evaluasi Bantuan Ayam Petelur di KWT Kinasih Sleman
SLEMAN - (24/08/2026) Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta (BRMP DIY) melaksanakan monitoring dan evaluasi bantuan pemerintah ayam petelur di Kelompok Wanita Tani (KWT) Kinasih, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Senin.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BRMP DIY memastikan pelaksanaan dan pemanfaatan bantuan pemerintah berjalan sesuai ketentuan dalam Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Ayam Petelur Tahun Anggaran 2026, sekaligus mendukung keberlanjutan usaha peternakan kelompok penerima bantuan.
Paket bantuan ayam petelur yang diberikan meliputi ayam berumur 16–18 minggu atau ayam siap bertelur, pakan konsentrat untuk kebutuhan selama tiga bulan, kandang baterai yang dilengkapi naungan dan dinding pelindung, serta obat-obatan dan vitamin. Bantuan juga mencakup vaksin, obat cacing, antibiotik, desinfektan, tempat pakan, tempat minum, dan berbagai sarana pendukung pemeliharaan ayam.
Dari sisi sarana kandang, spesifikasi bantuan menggunakan kandang baterai berbahan galvanis dengan bangunan pelindung yang menggunakan bahan atap berupa asbes, genteng, atau seng. Sementara itu, pakan yang digunakan merupakan pakan jadi ayam petelur untuk fase pembesaran (growing) dan fase bertelur (laying) yang telah memiliki Nomor Pendaftaran Pakan (NPP).
Untuk spesifikasi ayam, bantuan diberikan dalam kondisi sehat dengan umur sekitar 16–17 minggu dan telah mendapatkan vaksinasi sesuai program, antara lain Newcastle Disease (ND), Avian Influenza (AI), Infectious Bronchitis (IB), Coryza, dan/atau vaksin lainnya sesuai kebutuhan program vaksinasi.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, BRMP DIY melakukan pengecekan terhadap kesesuaian jenis, jumlah, spesifikasi, kondisi bantuan, serta pemanfaatannya oleh kelompok penerima. Monitoring juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi kendala di lapangan sekaligus memastikan bantuan dapat dipelihara dan dimanfaatkan secara optimal.
BRMP DIY berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan bantuan pemerintah agar tepat sasaran, sesuai spesifikasi dan ketentuan, serta memberikan manfaat nyata bagi penerima. Dengan pengelolaan yang baik, bantuan ayam petelur diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas kelompok, penguatan usaha peternakan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.